Penerapan Kur. 2013 di kelas Akselerasi

Pada tahun 2013, pemerintah mulai menerapkan kurikulum 2013 secara bertahap. Dimulai dengan adanya piloting di lebih dari 6000 sekolah mulai jenjang SD, SMP dan SMA/SMK. Sedangkan madrasah belum satupun melaksanakan kur 2013. Dari 6000 sekolah tersebut, diantaranya adalah sekolah-sekolah yang menyelenggarakan aksel. Namun pada tahun 2013 itu, khusus kelas aksel tidak menggunakan kurikulum 2013, karena Ujian nasional dengan Kur 2013 baru dilaksanakan pada tahun 2016, sedangkan siswa kelas aksel yang masuk pada tahun 2013 akan tamat pada tahun 2015. Mulai tahun 2014, sesuai dengan kebijakan pemerintah bahwa semua sekolah menerapkan kurikulum 2014 termasuk kelas akselerasi.

gambar Kur 2013

Di madrasah pada tahun 2014, baru akan mulai diterapkan kurikulum 2013. Berbeda dengan sekolah yang menggunakan model piloting, seluruh madrasah diwajibkan untuk melaksanakan kurikulum 2013. Hal ini diatur dalam surat edaran Dirjen Pendis Kemenag no. SE/DJ.I/HM/114. Oleh karena dimulai pada tahun 2014, maka ujian nasional di madrasah pada tahun 2016 masih menggunakan standar isi dan standar kompetensi lulusan dari permendikbud tahun 2006 atau dikenal dengan sebutan KTSP.

Point 2 dari surat edaran Dirjen Pendis menyatakan bahwa : “seluruh madrasah di lingkungan direktorat madrasah akan melaksanakan ujian nasional untuk tingkat madrasah tsanawiyah dan madrasah aliyah pada bulan mei-juni 2016 menggunakan tipe soal KTSP yang menjadi tanggung jawab Kemendikbud”.

Dengan mengacu pada point itu, berarti siswa baru kelas aksel di madrasah tahun 2014, akan mengikuti ujian nasional pada tahun 2016, soal ujian nasional model KTSP. Sayangnya surat edaran ini keliru dipahami oleh birokrat Pembina madrasah di daerah. Mereka hanya memahami point 1 dari edaran itu bahwa mulai tahun 2014, semua madrasah menerapkan kur 2013, tapi melihat point 2 dari surat edaran tersebut.

Jika kekeliruan pemahaman ini tidak segera dibetulkan, maka siswa kelas aksel angkatan tahun 2014 yang juga diharuskan mereka menggunakan kur 2013, pada tahun 2016 bisa jadi tidak kebagian soal UN, karena pada tahun 2016 tidak ada satupun madrasah yang menggunakan soal kur 2013 untuk ujian nasional. Asosiasi CI+BI Nasional sudah berusaha mengingatkan mereka akan kekeliruan ini, tapi sayangnya mereka tidak mau memahami. Kami hanya bisa berdoa, semoga birokrat-birokrat itu menyadari kekeliruannya dan segera mengubah pemahamannya, sehingga siswa kelas aksel di madrasah tidak dirugikan.

Wallahu ‘alam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s